THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 13 Juni 2013

TULISAN BEBAS 31. "6 HAL YANG MENYEBABKAN PACARAN ITU MERUGIKAN"

TULISAN BEBAS 31 BAHASA INDONESIA 2

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17


"6 HAL YANG MENYEBABKAN PACARAN ITU MERUGIKAN"

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …

Rugi di akhirat udah pasti, tapi pasti ada yang masih bertanya-tanya, rugi didunia emang ada? Eit tar dulu, coba kita buktiin:

PERTAMA: PACARAN DIDUGA BIKIN KANTONG BOLONG …

(biasanya untuk anak cowok). Gimana nggak, kamu jadi kudu nyiapin anggaran lebih buat ngedate sama pacar kamu, lagian malu dong kalo jalan nggak punya duit. Itu sebabnya, anak cowok kudu nyiapin segalanya buat nyenengin sang pacar. Iya dong, masak makan sendirian kalo lagi jalan bareng? Emangnya pacar kamu obat nyamuk dianggurin aja? So, pastinya kamu bakalan kena roaming terus (backsound: rugi dah gua..).

Tapi jangan salah lho, bisa jadi anak cewek juga kudu nyiapin dana (kalo nggak minta ke ortu nodong sama pacarnya?he..he.. teman cowoknya kena juga deh). Buat apa? Huh, tanpa komunikasi, rasanya dunia ini sepi, bro! buat beli pulsa HP, terus sekarang kan jamannya internet, ya untuk chatting atau kirim-kirim e-mail cinta. Huh! Pacaran berat diongkos namanya. Bener-benar terpadu, alias terpaksa pake duit!

KEDUA: DIJAMIN KEHILANGAN PRIVASI …

Iya lah, kamu baru bisa nyadar kalo kamu udah putus sama yayang kamu. Betapa kamu waktu itu udah memberikan informasi apapun sama kekasihmu. Rahasia luar-dalam dirimu bisa kebongkar tanpa sadar.

Celakanya, didunia ini lebih banyak mantan pacar daripada mantan istri/suami alias pacar lebih mudah putus ketimbang pasangan hidup. Jadi nggak ada jaminan kan kalo akhirnya pacarmu cerita sama yang lain setelah putus sama kamu? Atau? bisa juga putus sama kamu karena udah tahu kebiasaan jelek kamu.

KETIGA: MENGGANGGU AKTIFITAS PRODUKTIF …

Sebab, pikiran kamu manteng terus ke si dia. Inget terus sama doi. Maklumlah, bagi kamu yang kena sihir kasmaran, pastinya inget terus sama doi. Kayaknya nggak rela kalo sehari aja nggak ketemu or denger suaranya.

Buat pelajar, waktu belajar tersita untuk mikirin dia akhirnya kebanjiran telur, pagar, atau bebek waktu hari-hari ujian. Trus buat yang udah kerja, kerjaan dari bos akhirnya gak kelar-kelar gara-gara gak konsen ngerjain tugas karena mikirin pacar atau bahan yang mau diomongin waktu nge-date nanti.

Nah itu akibat kalo hari aktif, hari liburpun joss terus sama pacar kamu; ke tempat rekreasi, ke mall, dan sekadar jalan-jalan nggak jelas juntrungannya. Padahal, bisa dipake untuk istirahat or kegiatan bermanfaat seperti olahraga, ngelancarin belajar ngaji, menghadiri kajian keislaman, dsb. Tul nggak?

KEEMPAT: RENTAN UNTUK SAKIT HATI …

Bener. Kegembiraan bisa berubah jadi kesedihan. Maklum, namanya juga baru pacar, belum ada ikatan kuat yang bisa melindungi kamu berdua kayak surat nikah, atau emang ada ya surat pacaran di KUA?.

Jadinya, gampang banget untuk putus. Cuma soal perbedaan kecil bisa jadi api yang membara. Ujungnya, putus deh. Kalo udah putus cinta, aduh, sakit rasanya. Bener. Perlu kamu pahami, kebanyakan orang berpacaran adalah mencari petualangan. Jadi, bukan untukmelanggengkan ikatan itu, tapi justru masih cari-cari kecocokan. Bahaya! Buktinya yang pacaran bukan hanya pemuda-pemudi yang udah SMA atau Kuliah yang memang sudah waktunya mencari pasangan hidup, anak-anak SD aja udah pacaran, emangnya mau langsung nikah pas SMP?

KELIMA: JANGAN BANGGA DULU PUNYA PACAR YANG TAMPILANNYA OKE PUNYA. …

Senyuman mautnya bisa menenangkan kamu, sekaligus bikin gelisah. Siapa sudi kalo punya cowok mata keranjang? Nggak bisa teteg di satu hati. Masih nyari penyegaran dengan akhwat, eh, cewek lain. Siapa tahu malah kamu yang jadi sephia-nya. Cewek lain justru kekasih sejatinya. Gubrag!

Trus bagi kalangan cowok yang punya pacar cantik, rambut panjang mengkilau, kulit putih halus, emang sih kalian pasti bangga, tapi jangan-jangan masih ada cadangannya dibelakang.

KEENAM: BEWARE ALIAS WASPADALAH …

Kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya saja, tapi juga karena ada kesempatan (hei! kok kayak Bang Napi sih? He..he..he.). Gaul bebas bisa bablas euy! Kalo kamu udah saling lengket, jangan harap akal sehat kamu dipake untuk mikir bener.

Banyak sih orang yang pacaran niatnya gak begituan, tapi godaan syetan tuh canggih, gak langsung bisikin disuruh gituan, tapi perlahan-lahan sampe gak kerasa, gak percaya?

Pertama pacaran mulai deket-deketan sampe bersentuhan badan, berjalan seminggu mulai pegangan tangan, udah biasa peluk-pelukan, udah bosen peluk-pelukan cium-ciuman, beberapa minggu kemudian udah berani dikamar berduaan, nah udah keaadan seperti itu baru deh syetan supaya melakukan begituan?.

Canggih ya cara syetan godain kita, jangankan orang awam, orang yang tau agama aja bisa ngedengerin godaan syetan kalau dah keadaan kayak gitu, so manusia itu maha lemah masih gampang digodain syetan. Pastinya kamu nggak mau dong MBA Married by Accident …

Naudzubillahi min dzalik!


SUMBER :

TULISAN BEBAS 30. "STOP MENGELUH DI FACEBOOK"

TULISAN BEBAS 30 BAHASA INDONESIA 2

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17


"STOP MENGELUH DI FACEBOOK"

Mulai sekarang..!
Stop membuka kejelekan diri sendiri di Facebook!

Sesungguhnya ketika kita suka mengeluh di Facebook,
secara tidak langsung kita telah membuka kejelekan sendiri.

Bukankah Allah menyuruh kita untuk menyimpannya rapat-rapat?

Anehnya.. (kalau kita mau jujur)
Seringkali kita temui update status pada kebanyakan pengguna Facebook.
Dikit-dikit ngeluh! Begitu setiap hari.

Lalu kejelekan apa yang tampak pada orang yang suka mengeluh?
Bahwa dia adalah orang yang kelihatan lemah.
Bahwa dia adalah orang yang tak pandai bersyukur.

Padahal..
Seorang Muslim itu dituntut untuk tegar.
Tidak mudah mengeluh di tempat umum.

Sebaliknya..
Ia akan menghapus setiap luka di hatinya dengan air mata di setiap sujud kepada-
Nya. Mencurahkan segala keluh kesah hanya kepada-Nya. Sembari berdoa memohon kekuatan kepada-Nya.

Itulah cara yang bagus.
Cara yang dianjurkan Agama.
Bukan malah berbagi lewat beranda Facebook yang dengan mudah dapat dilihat banyak orang.

Bukankah berbagi keluhan di beranda Facebook secara tidak langsung telah membuka aib sendiri?

Bismillah...
Yuk mulai sekarang stop mengeluh di Facebook!

Inna Ma'al 'Usri Yusran.

Bukankah dibalik kesulitan itu ada kemudahan?

apakah anda setuju ?

SUMBER :

https://www.facebook.com/pages/-Bidadari-Dunia-Mencari-Bekal-Untuk-Akhirat/193918757385579

Senin, 10 Juni 2013

TULISAN BEBAS 29. "GAYA PACARAN ANEH"

TULISAN BEBAS 29 BAHASA INDONESIA 2

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17


"GAYA PACARAN ANEH"

pacaran itu aneh bin neko-neko.

belum menikah tapi sudah ngatur-ngatur,
-gak boleh ini, gak boleh itu,
-harus begini, harus begitu,

belum menikah tapi gayanya seperti layaknya orang yang sudah menikah,
-peluk sana, peluk sini,
-gandeng sana, gandeng sini,

padahal sadar atau tidak sadar pacaran itu:
-bukannya bikin bahagia, tapi bikin galau iya.
-bukannya nambah berkah, tapi nambah dosa iya.

hati-hati laah wahai para wanita, dalam pacaran biasanya pihak wanita lah yang banyak dirugikan.

lebih baik menjaga dari pada menyesal.

hindarilah pacaran apapun alasannya.!

Setuju?


SUMBER :

TULISAN BEBAS 28. "CARA MENCINTAI WANITA"

TULISAN BEBAS 28 BAHASA INDONESIA 2

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17


"CARA MENCINTAI WANITA"

BEGINILAH CARA MENCINTAI WANITA

Wahai kaum lelaki,
Sebelum dia halal.
Jika engkau benar-benar MENYUKAI
seorang wanita.

Maka sentuhlah HATI-nya.
Bukan malah menyentuh TUBUH-nya.
Maka curilah PERHATIAN-nya.
Bukan malah mencuri MAHKOTA
KESUCIANnya.

Maka buatlah dia TERSENYUM. Bukan malah membuatnya menangis.
Satu kalimat saja...!!!

Milikilah dia dengan CARA yang halal.
Itu baru Lelaki JEMPOLAN.


SUMBER :

Minggu, 09 Juni 2013

TULISAN BEBAS 27. "GAK CANTIK MAKA GAK LAKU (Mitos)"

TULISAN BEBAS 27 BAHASA INDONESIA 2


NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17

"GAK CANTIK MAKA GAK LAKU (Mitos)"


Bismillaahirrahmanirrahim

Ini, lebih menyerupai mitos ketimbang realitas.
Alhamdulillah, realitas berjuta-juta wanita yang berparas kurang atau tidak cantik sama sekali, akhirnya menikah, bahkan di usia muda, bahkan sebagian dengan pria tampan, dari masyarakat umum, selebritis, pejabat, kalangan terpelajar, hingga orang-orang yang hidup di lingkungan relegius, kalangan ngaji, keluaran pesantren dan yang lainnya.

Akhirnya, itu juga membuktikan bahwa wajah yang tak cantik, begitu pula paras yang kurang tampan, sama sekali bukan halangan seseorang menjemput jodoh.

Realitas sebaliknya, juga sungguh tidak sedikit. Kalangan selebriti yang berwajah cantik dan rupawan, pejabat, pengusaha yang sudah cantik atau tampan masih pula berduit dan punya popularitas, ternyata banyak yang terlambat menikah, hingga usia yang tak lagi lumrah.

Kasus serupa banyak juga muncul di lingkungan grass root, kalangan orang-orang mengaji, atau orang -orang yang terbiasa dengan norma keagamaan. Banyak wanita cantik dan pria tampan di sana yang terlambat menikah. Minimal, terlalu banyak wanita atau pria yang jauh lebih tidak tampan, tidak cantik dan jauh lebih buruk rupa, ternyata sudah lebih dahulu menikah.

"Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)."(Ali Imran : 27)

Mungkin banyak orang yang kurang menyelami realitas itu, sehingga semuanya di biarkan mengalir tanpa ditelaah. padahal semuanya itu mengajarkan kepada kita, bahwa kecantikan dan ketampanan bukanlah 'jaminan' seseorang mudah mendapatkan jodoh. Wajah yang biasa-biasa saja , bahkan terkesan yang buruk rupa, juga tak sedikitpun membuat orang jauh dari jodohnya.

Betul, bahwa nyaris setiap pria ingin beristrikan wanita cantik.

Tidak salah, seperti hampir setiap wanita suka bersuamikan pria tampan.

Tapi realitas sering membuat teori itu ambruk, dan nyaris membuat kepala kita terdongak karena terkejut, 'Bagaimana mungkin, wanita secantik itu rela menikah dengan pria yang tampan pun tidak, kaya juga tidak, pendidikannya pun rendah.... Alamak ...'

Dia pria yang dilirik banyak wanita, ngetop, sering dikerumuni wanita-wanita cantik. Tapi lihat, akhirnya ia menikah dengan wanita yang sama sekali jauh dari 'cantik', bukan pula orang kaya, dan parahnya, ia juga bukan selebritis, tak punya nama.

Apa modal wanita dalam menggaet sang jodoh ? itu misteriu.

Maka ungkapan 'Tak Cantik Maka Tak Laku,' selalu saja terhenti di tataran teoritis, dan ambles manyun di tataran realitas.

Betul, bahwa ada dari sebagian dari gadis atau pria yang belum menemukan jodohnya, dan secara kebetulan mereka kurang beruntung karena memiliki wajah buruk rupa.

Tapi, syukurlah, bahwa mereka juga ditemani banyak pria dan wanita yang berwajah jauh lebih cantik dan tampan ketimbang mereka.

Ada orang yang urung menikahi mereka karena mereka tidak cantik, pun wajar-wajar saja. Tapi, lihat banyak pula orang yang beringsut mundur menikahi wanita-wanita cantik, karena alasan-alasan lain.

Terbukti, dalam dunia asmara jahiliyyah ada banyak pria berpetualang dengan banyak wanita cantik, akhirnya menikah dengan wanita buruk rupa.

Banyak orang-orang kaya yang memiliki isteri-isteri cantik, akhirnya berzina dengan wanita yang tak secantik isterinya. Alasannya klasik, hanya karena kurang mendapatkan pelayanan dari isterinya. tetapi toh, kecantikan si isteri tak mampu meredam nafsu bejat-nya untuk bertindak di luar kewajaran.

Di sini, saya hanya ingin menegaskan bahwa jodoh memang kadang berseiringan dengan kecantikan, ketampanan, uang , jabatan, prestise, popularitas, atau hal-hal sejenis itu. Tapi semuanya tak bisa menarik ulur datangnya jodoh.

Kasus perceraian yang sangat banyak terjadi di kalangan selebritis semakin menegaskan, bahwa terkadang ada sejenis jodoh yang hanya bertahan di lembar-lembar tipis perjalan hidup, meski ia disemai di tengah popularitas dan limpahan harta benda, kecantikan dan ketampanan yang bahkan dioles menjadi jauh lebih memikat. Jodoh, ternyata kadang tak betah berlama-lama di situ.

Itu artinya, tak perlu merasa 'minder' untuk bisa menjemput jodoh, meski dengan modal fisik seadanya, atau dibawah rata-rata. Terlebih-lebih,karena 'Inner beauty' yang misterius itupun kerap mengubah sosok biasa menjadi luar biasa cantik-nya. Percaya dech.

SUMBER :

TULISAN BEBAS 26. "JALA-JALA CINTA DIDUNIA MAYA"

TULISAN BEBAS 26 BAHASA INDONESIA 2

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17


"JALA-JALA CINTA DIDUNIA MAYA"

Awas ..!! Awas..!! Jangan terpedaya.
Dunia maya menjadi tempat pengobral CINTA.
Bagi LELAKI hidung belang yang mencari mangsa.
Bagi WANITA yang lemah akan termakan.
Bermodal RAYUAN menundukkan PASANGAN ...

Mungkin anda pernah mendengar berita.
Seorang yang menggunakan Agama.
Sebagai senjata ampuhnya memikat mangsa.
Berduyunlah lawannya menghampirinya.

Dunia maya amat susah untuk melihat seorang yang BAIK / JAHAT.
Karena kebanyakan pandai menyusun Ayat.
Kelembutan,Kesopanan dalam sebuah kalimat.

Dunia maya memang semuanya tidak JAHAT.
Tapi,tidak sedikit juga LELAKI hidung belang dan KEPARAT (Kurang Ajar )
Menggunakan Agama sebagai senjata pemikat.
Demi perbuatan busuknya yang terlaknat.

Status (Post) seseorang tidak bisa menggambarkan kepribadian.
Biarpun Postingannya selalu mengajak kearah kebaikan.
Modal Copy Paste dengan mudah kita dapatkan Dalil dan Ayat Alqur'an.
Disebabkan inilah mungkin banyak yang salah anggapkan dalam penilaian.

Jala-jala CINTA ditebar sebagai jerat.
Kata-kata manis lemah lembut menggoda untuk memikat.

Melalui Inbox yang tiada siapa bisa melihat.
Akhirnya mangsa cintanya berlabuh dan tertambat.

Diinbox tempat bersarang Cinta palsu.
Rayuan dengan mengirim SMS bertalu-talu.
Dengan mengatakan CINTAKU HANYA PADAMU.
Tapi,kenyataannya cintanya bercabang seribu.

Jangan mudah percaya saat Ayat cinta menggodamu.
Cinta MURAHAN sejatinya hanya berselimut dengan nafsu.
Yang mengatakan sayang,rindu.
Bahkan emmmuaahh...seperti lembu.
Yang tidak lain hanyalah cinta semu dan palsu.

Sebelum Anda menjadi MANGSA.
Sebelum Anda sesal Kemudian hari.
Maka aku hanya mengingatkan pada kalian.

Jikalaupun ada kata2 yang kasar dalam penulisan saya pribadi mohon MAAF ...
Sejatinya aku hanya mengingatkan saja.


SUMBER :

RESENSI

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17

"RESENSI"
 
Resensi /résénsi/ n menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku:

Sedangkan kata "mengulas" v itu sendiri mempunyai arti memberkan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dsb); mempelajari (menyelidiki) dan kata "ulasan" n mempunyai arti kupasan; tafsiran; komentar: 

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku.

Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas

Secara singkat, resensi ialah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

Lebih detil lagi, tujuan resensi adalah:
  • Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif (mendalam) tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.
  • Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.
  • Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
Setelah mengetahui definisi serta tujuan dari resensi yang dibuat oleh resentator, kira-kira unsur apa saja yang terkandung di dalam sebuah resensi?

Daniel Samad (1997: 7-8) menyebutkan unsur-unsur resensi adalah sebagai berikut:
  • Membuat judul resensi
Judul resensi yang menarik dan benar-benar menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidakharus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Yang perlu diingat, judul resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.
  • Menyusun data buku
Data buku biasanya disusun sebagai berikut:
- Judul buku (Apakah buku itu termasuk buku hasil terjemahan. Kalau demikian, tuliskan judul aslinya.);
- Pengarang (Kalau ada, tulislah juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku.);
- Penerbit;
- Tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa);
- Tebal buku;
- Harga buku (jika diperlukan).
  • Membuat pembukaan
Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut ini:
- Memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa saja yang diperoleh;
- Membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain;
- Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang;
- Memaparkan keunikan buku;
- Merumuskan tema buku;
- Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku;
- Mengungkapkan kesan terhadap buku;
- Memperkenalkan penerbit;
- Mengajukan pertanyaan;
- Membuka dialog.
  • Tubuh atau isi pernyataan resensi buku
Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal-hal di bawah ini:
a. sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis;
b. ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya;
c. keunggulan buku;
d. kelemahan buku;
e. rumusan kerangka buku;
f. tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit);
g. adanya kesalahan cetak.
  • Penutup resensi buku
Bagian penutup, biasanya berisi buku itu penting untuk siapa dan mengapa.

Terakhir, bagaimana cara membuat resensi itu sendiri? Bagaimana langkah-langkah di dalam membuat resensi yang baik?

Ketika melakukan kegiatan meresensi, hendaklah perhatikan langkah-langkah meresensi buku sebagai berikut.
  1. Penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang diresensi,mulai dari tema buku yang diresensi, disertai deskripsi isi buku,siapa yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format, hingga harga.Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan prestasi, buku atau karya apa saja yang ditulis, hingga mengapa ia menulis buku itu. Buku itu termasuk golongan buku yang mana: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, atau sastra.
  2. Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami secara tepat dan akurat.
  3. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data.
  4. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.
  5. Menentukan sikap dan menilai hal-hal berikut.
Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, bagaimana sistematikanya, dan bagaimana dinamikanya.
Isi pernyataan; bagaimana bobot ide, analisis, penyajian data, dan kreativitas pemikirannya, bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, kalimat dan penggunaan kata, terutama untuk buku ilmiah.
Aspek teknis; bagaimana tata letak, tata wajah, kerapian dan kebersihan, dan pencetakannya (banyak salah cetak atau tidak). 

Sebelum menilai, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) resensi itu. Outline ini sangat membantu kita ketika menulis, mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar dan kriteria yang kita tentukan sebelumnya.

Untuk melengkapi pemaparan mengenai resensi, saya sertakan bentuk resensi sebuah novel di bawah ini :

Judul Buku         : Perahu Kertas
Penulis                : Dee (Dewi Lestari)
Penerbit              : Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati
Tahun Terbit       : 2012, Juli; cetakan ke-15
Jumlah Halaman : 444 halaman
Harga                  : Rp69.000,-

Tak satu pun di antara kita bisa mengatur apa yang akan terjadi nanti, hari ini, atau besok. Termasuk pertemuan kecil antara Kugy dan Keenan. Dua manusia beda karakter itu tak menyadari, banyak hal-hal ajaib menanti setelah pertemuan tersebut.

Diceritakan, Kugy adalah gadis mungil yang hobi berkhayal. Dia sangat suka menuliskan dongeng ciptaannya yang bagi orang lain merupakan hobi tak lazim. Belum lagi kegemarannya menulis surat kepada Dewa Neptunus. Surat tersebut dilipat menjadi perahu kertas dan dihanyutkan di sungai atau laut. Kugy menganggap dirinya seorang agen Neptunus.

Sedangkan Keenan digambarkan sebagai sosok yang cerdas. Kesukaannya di bidang melukis tidak mendapat restu dari ayahnya. Dia justru diarahkan ke bidang bisnis untuk meneruskan perusahaan ayahnya. Berdua, Kugy dan Keenan menjalin persahabatan. Mereka berbagi mimpi dan saling mendukung. Acara nonton bareng atau makan sepulang kuliah jadi rutinitas wajib bersama dua sahabat mereka, Noni dan Eko. Perasaan berbeda mulai muncul di antara Keenan dan Kugy. Namun, mereka berdua memilih menyimpan perasaan tersebut. Apalagi, saat itu Kugy sudah punya pacar.

Konflik mulai muncul di sini. Karena kesalahpahaman, persahabatan Noni dengan Kugy nyaris dikorbankan. Selain itu, ada saja hal-hal yang menghalangi perasaan Keenan dan Kugy. Keduanya harus terpisah beberapa waktu.

Ikuti Jejak si Agen Neptunus Meraih Kebahagiaan
Yakin dengan Kata Hati

Karena hanya bersama kamu, segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan Bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita.

Bait tersebut adalah potongan puisi Kugy untuk Keenan di salah satu bagian Perahu Kertas. Rasanya, memang tidak ada yang salah dengan usaha menggapai mimpi. Para bookaholic sepakat bahwa hidup berasal dari mimpi.

Wildan Bagus Aditya, Merlin Dwi Yunaniar, Anisah Fathinah, Gadhis Richi Andita, dan Yanuar Satria Putra kagum dengan jalan yang berani diambil Kugy serta Keenan untuk mempertahankan impian mereka.

Cerita yang dimulai dengan pertemuan Kugy dan Keenan tersebut membuat para bookaholic ikut tersenyum dalam diskusi sore itu. “Salut sama Kugy. Sebagai cewek, dia sama sekali nggak jaim. Bener-bener tipikal cewek yang unik. Berantakan, tapi cantik,” ujar Adit, sapaan akrab Aditya, membuka percakapan.

Ucapan Adit tersebut langsung mendapat respons dari Merlin Dwi Yunaniar atau yang akrab disapa Merlin. “Menurut aku, Kugy sama Keenan sama-sama unik. Bayangin aja, kok bisa gitu ya. Keenan klop sama Kugy yang ngaku-ngaku bahwa dia adalah agen Neptunus. Hehehe,” ujar Merlin sembari membayangkan wujud tokoh Keenan dalam dunia nyata.

Jalan cerita novel ini, menurut Gadis (panggilan Richi Gadis Andita) selalu menarik. Setelah membaca, rasanya enggan untuk meletakkan Perahu Kertas. Pengin langsung dibaca sampai habis. “Komplet soalnya. Kami bisa tertawa ngikutin kekocakan si Kugy. Kami bisa ikut terharu waktu Kugy dan Keenan harus merelakan impian mereka. Rasanya pasti sedih banget, tuh,” kata Gadis.

Anisah mengungkapkan, perasaan sebel juga ikut muncul gara-gara ulah Wanda yang sengaja membohongi Keenan demi bisa bersama Keenan. Wanda terkesan menghalalkan segala cara. “Aduh, jangan sampai jadi orang kayak Wanda,” tukas Anisah sebal. Teman-teman yang lain juga setuju dengan Anisah. “Tapi, kadang-kadang kan, kalau sudah masalah perasaan, logika bisa terabaikan,” ujar Anisah.

Ada banyak pelajaran yang bisa diambil bookaholic dari Perahu Kertas. Semangat, perjuangan, dan kerja keras adalah hal yang tak terlewatkan. Lembar demi lembar novel ini membuat bookaholic terhanyut dengan kisah cinta Kugy dan Keenan.

“Sayang, ending-nya kok kurang nendang ya? Gampang ketebak gimana akhir ceritanya,” ujar Yanuar. “Aku kira, bakal ada sesuatu yang beda atau kejutan,” lanjutnya.

Adit sepakat dengan Yanuar. Menurut dia, dia sudah bisa menebak kisah Kugy dan Keenan bakal berakhir happy ending. “Nggak apa-apa happy ending, tapi jalan yang mereka lalui kan nggak gampang. Prosesnya itu lho yang bisa mengocok emosi kita,” ucap Adit.

Merlin, Gadis, dan Anisah mengangguk penuh semangat. “Itu namanya jodoh nggak lari kemana. Kayak salah satu quote-nya, jalan kita berputar, tapi suatu hari kita jadi diri sendiri. Tergapai deh semua cita-cita mereka,” papar Merlin.

Setelah membaca Perahu Kertas, semoga yang membaca menjadi terinspirasi. Mereka bertekad kuat meraih impian masing-masing. “Intinya, nggak boleh menyerah,” seru mereka.

Sekian dulu postingan saya sore ini tentang Pengertian Resensi dan Contoh Resensi Novel Perahu Kertas. Walaupun sedikit semoga bermanfaat dan bisa membantu kalian semua.
Aamiin

Sekian - salam dan semangat :)

SUMBER :